Jual obat herbal tanpa efek samping

Konsultasi dan Pemesanan: 087736500711 (Call/ Sms) | 082134844244 (Call/ Sms/ WhatsApp) | Pin BB (By. Request)

Obat jantung bengkak dan bocor

Obat jantung bengkak dan bocorSerangan jantung adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah menuju ke jantung terhambat. Ini adalah kondisi medis darurat yang biasanya disebabkan oleh penggumpalan darah atau penumpukan lemak, kolesterol, dan unsur lainnya. Gangguan aliran darah ke jantung tersebut bisa merusak atau menghancurkan otot jantung dan bisa berakibat fatal. Dalam dunia medis, serangan jantung disebut juga sebagai infark miokard.

Berikut ini adalah gejala yang mungkin muncul pada penderita serangan jantung.

  • Sesak napas.
  • Sakit atau nyeri di bagian dada.
  • Merasa lemah dan pusing.
  • Sangat gelisah atau cemas.

Serangan jantung tidak tergantung pada keparahan sakit dada yang dirasakan. Sakit dada yang dirasakan belum tentu terjadi pada semua orang yang merasakan sakit jantung. Kadang-kadang rasa sakitnya ringan dan disalahartikan sebagai gangguan pencernaan biasa, seperti sakit lambung (maag). Sebaliknya, tidak semua sakit dada adalah akibat serangan jantung.Oleh karenanya, penting bagi kita untuk selalu waspada akan berbagai gejala tersebut. Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat

erangan jantung mendadak atau sudden cardiac arrest (SCA) adalah kondisi dimana jantung tiba-tiba berhenti bekerja, ketika hal ini terjadi maka aliran darah ke otak dan organ vital lainnya pun terhenti,

Serangan jantung yang mendadak atau tiba-tiba umumnya merupakan hasil dari gangguan sistem elektrikal jantung. Dan serangan jantung tiba-tiba berbeda dengan serangan jantung, serangan jantung adalah ketika aliran darah ke jantung terhenti yang memicu gangguan sistem elektrikal jantung dan meningkatkan resiko serangan jantung mendadak di kemudian hari.

Penyebab Serangan Jantung Mendadak

Penyebab utama serangan jantung yang mendadak adalah aritmia (gangguan irama jantung) yang merupakan awal dari gangguan sistem elektrikal jantung. Tidak seperti otot lain di tubuh yang mendapatkan stimulasi elektrik dari sistem syaraf, otot jantung memiliki stimulator elektriknya sendiri yang disebut sinus node (kumpulan sel khusus yang berada di bilik kanan atas jantung (atrium kanan)). Sinus node ini memacu impuls elektrik yang teratur dan berkesinambungan ke seluruh bagian jantung untuk mengkoordinasikan kontraksi tiap bilik jantung dalam memompa darah.

Jika ada yang salah pada sinus node atau pada penyebaran impuls elektrik ke semua bagian jantung, maka akan menyebabkan aritmia, dan akan membuat jantung berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, kombinasi keduanya, atau berjeda. Umumnya gangguan irama jantung ini tidak berbahaya dan hanya sementara, namun ada sebagian jenis aritmia yang berbahaya dan menyebabkan serangan jantung dadakan.

Jenis aritmia yang membahayakan ini disebut fibrilasi ventrikular, atau adalah ketika gangguan impuls elektrik jantung menyebabkan ventrikel malah bergetar bukannya memompa darah. Pada banyak kasus, serangan jantung dadakan yang disebabkan aritmia, tidak terjadi begitu saja tanpa faktor lain. Pada tubuh dengan jantung normal, gangguan irama jantung menahun tidak akan memburuk tanpa pemicu dari luar tubuh, seperti kejutan listrik, penggunaan obat-obatan terlarang, atau trauma pada dada.

Selain itu, aritmia juga bisa membahayakan jiwa pada jantung dengan kondisi berikut ini:

1. Penyakit Arteri Koroner

Kebanyakan serangan jantung tiba-tiba menyerang kepada penderita penyakit arteri koroner. Pada penyakit arteri koroner, arteri tersumbat dengan tumpukan plak kolesterol dan deposit lain sehingga mengurangi aliran darah ke jantung, hal ini mempersulit jantung untuk menciptakan impuls elektrik secara normal. Baca juga: Penyakit Jantung Koroner

2. Serangan Jantung

Serangan jantung sering kali disebabkan penyakit arteri koroner kronis, dan serangan jantung ini dapat memicu fibrilasi ventrikular dan serangan jantung dadakan, karena serangan jantung akan meninggalkan bekas luka di jantung, dan arus pendek elektrik di sekitar bekas luka tersebut akan mengakibatkan kelainan irama jantung. Baca juga: Penyakit Jantung Lemah

3. Kardiomiopati (Jantung Bengkak)

Kardiomiopati adalah kondisi otot dinding jantung yang meregang dan membesar atau menebal, hal ini menyebabkan kerusakan pada jaringan jantung dan beresiko aritmia. Baca juga: Ciri-Ciri Jantung Bengkak.

4. Penyakit Katup Jantung

Kebocoranan atau penyempitan katup jantung akan menyebabkan penebalan atau meregangnya otot jantung, dan ketika bilik jantung membesar dan melemah, maka resiko aritmia akan meningkat. Baca juga: Kebocoran Katup Trikuspid, Kebocoran Jantung Aorta.

5. Penyakit Jantung Bawaan

Jika serangan jantung dadakan menyerang pada usia anak-anak atau remaja, berarti mereka terlahir dengan penyakit jantung bawaan. Bahkan usia dewasa yang yang telah menjalani prosedur rekondisi jantung akan tetap lebih beresiko tinggi mengalami serangan jantung mendadak

6. Kelainan Elektrikal Jantung

Pada sebagian orang, kelainan memang terjadi pada sistem elektrik jantung itu sendiri dan bukan pada otot atau katup jantung. Kelainan ini disebut kelainan irama jantung primer dan termasuk pada kondisi seperti brugada syndrom dan sindrom long QT.

7. Stres Fisik

Ada sebagian kondisi fisik yang bisa menyebabkan kegagalan sistem elektrikal jantung, seperti:

  • Aktivitas fisik berat. Hormon adrenalin dihasilkan tubuh ketika melakukan aktivitas fisik yang berat, dan untuk penderita dengan kelainan jantung akan memicu serangan jantung dadakan.
  • Kadar potasium atau magnesium dalam darah sangat rendah. Kedua zat ini sangat berperan penting dalam sistem elektrikal jantung.
  • Kehilangan darah dalam jumlah banyak.
  • Kekurangan oksigen dalam jumlah banyak.

8. Genetik

Penyakit aritmia cenderung menurun pada sebagian keluarga yang berarti aritmia dapat menurun dari orang tua ke anak-anaknya melalui gen. seperti yang dijelaskan di atas bahwa aritmia adalah penyebab utama serangan jantung dadakan. Baca juga: Kelainan Jantung Bawaan Sianotik.

9. Perubahan Struktur Jantung

Perubahan pada ukuran dan struktur normal jantung akan mempengaruhi sistem elektrik. Contohnya perubahan ukuran jantung yang dikarenakan oleh tekanan darah tinggi, selain itu infeksi pada jantung yang dapat merubah struktur jantung. Baca juga: Kelainan Jantung Bawaan Asianotik

Selain penyebab, ada pula beberapa golongan yang termasuk beresiko pada serangan jantung dadakan, yaitu:

  • Umur
  • Merokok
  • Tekanan darah tinggi
  • Tinggi kolesterol
  • Obesitas
  • Diabetes
  • Peminum alkohol lebih dari dua gelas besar tiap hari
  • Gaya hidup buruk
  • Konsumsi obat-obatan terlarang
  • Pria beresiko lebih tinggi terserang jantung mendadak daripada wanita.
  • Bangsa kulit hitam. Khususnya kulit hitam dengan diabetes, tekanan darah tinggi, riwayat gagal jantung, dan penyakit ginjal kronis.

Gejala Serangan Jantung Mendadak

Sesuai dengan namanya, serangan ini biasanya terjadi secara mendadak dan tanpa gejala awal, penderita seketika:

  • Tubuh tiba-tiba ambruk
  • Tidak ada denyut nadi
  • Tidak bernafas
  • Kehilangan kesadaran

Akan tetapi, terkadang sebagian penderita mengalami gejala awal seperti:

  • Kelelahan
  • Pandangan Berkurang
  • Pingsan
  • Pusing
  • Nyeri Dada
  • Nafas Pendek
  • Lemah
  • Palpitasi (sensasi pembuluh darah berdenyut kuat)
  • Mual dan muntah

Apabila gejala-gejala tersebut Anda temukan pada penderita, maka segeralah lakukan hal-hal berikut:

  1. Dudukkan penderita atau letakkan di posisi yang nyaman bagi penderita. Pastikan penderita dapat bersandar sehingga tidak perlu menyangga beban tubuhnya. Akan tetapi, jangan ambil posisi berbaring karena apabila penderita kehilangan kesadaran, jalan napasnya dapat terganggu.
  2. Panggil bantuan. Hubungi nomor telepon darurat yaitu 118 atau 119 untuk respons cepat ambulans.
  3. Tenangkan pasien, beri kata-kata menyejukkan sambil melonggarkan baju penderita sehingga dapat membantu dirinya bernapas lebih lega.
  4. Tanyakan riwayat kesehatan penderita. Adakah obat jantung yang diresepkan dokter dan biasanya ia minum. Apabila penderita membawa obat gawat daruratnya, bantulah dirinya untuk mengkonsumsi obat tersebut. Pada umumnya obat yang diresepkan dapat berupa aspirin kunyah atau nitrogliserin di bawah lidah. Jangan sekali-sekali memberikan obat pada penderita jantung tanpa mengetahui riwayat penyakitnya atau tanpa resep dari dokter karena hal ini justru dapat memperburuk kondisi jantungnya.
  5. Senantiasa cek kesadaran penderita. Sambil menunggu bantuan datang, pastikan penderita masih dalam keadaan sadar dengan mengajak berbicara. Apabila pasien tiba-tiba jatuh dalam keadaan tidak sadar maka Anda sebaiknya siap melakukan resusitasi jantung paru. Akan tetapi, sebelum melakukan resusitasi seharusnya Anda sudah pernah mengikuti pelatihan pertolongan pertama pada keadaan darurat. Mengingat hal ini, Anda dapat juga menelpon nomor darurat 118 sekali lagi untuk kemudian mendapatkan pengarahan mengenai langkah-langkah resusitasi yang dapat dilakukan.

Selain langkah-langkah tersebut di atas, penting juga bagi Anda untuk memperhatikan hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan ketika memberi pertolongan pertama pada serangan jantung.Konsultasikan segera kepada dokter yang bersangkutan

Lalu bagaimana cara pengobatan agar penyakit jantung bisa teratasi?

KAMI DARI CV DE NATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODUK OBAT HERBAL JANTUNG YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT YANG SEDANG DI DERITA

HARGA 295.OOO

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA DAN KEYAKINAN KUAT UNTUK MENGOBATINYA

Obat jantung bengkak dan bocor
Artikel "Obat jantung bengkak dan bocor" ditulis oleh admin update terakhir pada 7th March 2018 Categories: Obat Jantung Tags: , , , , , permalinks http://jprjy.com/2018/03/07/obat-jantung-bengkak-dan-bocor/ di jprjy.com

Related Posts:

2017 - jprjy.com - Obat Klamidia - Obat Gonore - Obat Sipilis - Obat Eksim || Design: de Nature Center